[A] [S] [D] [F] [G] [H] [J] [K] [L] …
Beberapa menit hanya saya habiskan untuk melihat keyboard yang beberapa simbol hurufnya sudah mulai menghilang dimakan umur. Bingung harus mulai dari mana untuk preview match kali ini. Entah mengapa semenjak sore kemarin ketika pulang dari tempat teman, saya terus terngiang-ngiang lagu Kangen Band yang lama tak terdengar. Bintang terlihat terang, saat dirimu datang, cinta yang dulu hilang kini kembali pulang. Jadi, bagaimana jika kita mulai tulisan ini dengan bintang?
4 Mei kemarin, Juventus merilis salah satu kilas balik yang terjadi tepat pada 54 tahun yang lalu, yaitu bintang emas pertama yang berhasil diraih oleh Boniperti cs untuk scudetto kesepuluh Bianconeri. Seperti yang kita tahu bersama bahwa tradisi penggunaan bintang emas untuk raihan scudetto kesepuluh ini dicetuskan pertama kali oleh presiden Juventus saat itu, Umberto Agnelli, ayah dari presiden Juventus sekarang, Andrea Agnelli. Perjalanan pasukan hitam putih Italia kemudian terus berkembang hingga sekarang, mendekati raihan scudetto ketiga puluh, yang artinya bintang emas ketiga.
Sekarang menyisakan 2 partita lagi, kontra Cagliari yang akan berlangsung pada hari Minggu, 6 Mei 2012 pukul 01.45 WIB dan kontra Atalanta yang akan berlangsung pada Senin, 14 Mei 2012. Menghadapi Cagliari di kota Trieste, yang berjarak kurang lebih 481 km dari Turin bukan suatu hal yang cukup mudah, walaupun Cagliari dipastikan tidak akan bermain di kandang mereka di pulau Sardinia. Segala persiapan dan daya juang dari anak asuh Conte harus terjaga dengan baik jika ingin meraih poin penuh dari partai ini.
Peringkat dan Target
Cagliari tidak mempunyai target lagi untuk sisa kompetisi ini. 36 kali bermain, memperoleh 42 poin dan bertengger di posisi 14 klasemen sudah menjadi hasil yang kurang lebih akan seperti itu hingga musim ini berakhir. Untuk mengejar zona Eropa jelas tidak mungkin, untuk terdegradasi juga tidak, karena Lecce yang berada di posisi 18 klasemen, walaupun terpaut 6 poin dengan Cagliari, yang artinya masih mempunyai peluang untuk mengakhiri kompetisi dengan poin yang sama dengan tim asal pulau Sardinia ini, tetap akan berada di bawah Cagliari karena head to head yang kalah. Hal ini tentu dapat dimanfaatkan oleh Juventus. Melawan tim tanpa target akan lebih mudah dibandingkan dengan tim yang sedang berjuang dari zona degradasi.
Lain hal dengan Juventus. Saat ini Bianconeri masih memimpin klasemen serie A dengan jarak 1 poin dari peringkat dua, Milan. Walaupun pada giornata 36 kemarin, Juventus mendapatkan hasil imbang ketika menjamu Lecce, tetapi peluang scudetto masih terbuka lebar jika Bianconeri mampu menuntaskan dua partita sisa dengan kemenangan. Hal ini berarti semangat berlebih dari pasukan Turin untuk bermain dengan segenap kemampuan yang ada untuk memastikan gelar scudetto pertama pasca 2006 silam. Semoga Juventus mampu mewujudkan hal ini.
Pelatih
16 Agustus 2011 adalah kali pertama Massimo Ficcadenti menangani Cagliari. Ia datang untuk menggantikan Roberto Donadoni yang dipecat empat hari sebelumnya, 12 Agustus 2011 dari posisi pelatih Rossoblu. Dua bulan Ficcadenti menjalankan tugasnya, pada November 2011 ia mengikuti jejak pendahulunya yang dipecat setelah lima kali pertandingan beruntun, Cagliari tanpa poin. Davide Bellardini kemudian datang dan menggantikan posisinya. Akan tetapi pada 11 Maret 2012, Bellardini juga dipecat karena menempatkan Cagliari di posisi tidak aman untuk degradasi, sehingga manajemen kemudian memanggil kembali Ficcadenti dan memberikan tugas padanya untuk menyelamatkan Cagliari dari zona degradasi. Hal ini dilakukan karena Ficcadenti berhasil menyelamatkan Cesena dari degradasi pada musim sebelumnya. Sepertinya tugas Ficcadenti sekarang berhasil, Cagliari aman untuk tetap berada di kancah serie A hingga musim depan.
Ketidak puasan Antonio Conte terhadap hasil seri saat menjamu Lecce di giornata kemarin memberikan motivasi yang lebih bagi seluruh punggawa Juventus. Hitung-hitungan yang membuat Juventus dapat mengklaim scudetto pada pertandingan melawan Cagliari, tanpa memperhitungkan hasil pertandingan Milan, tidak dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu satu-satunya jalan sekarang adalah bagaimana Juventus mampu meraih poin penuh di dua giornata sisa.
Komposisi dan Strategi
Kemungkinan Cagliari akan turun dengan formasi 4-3-1-2. Agazzi; Perico, Ariaudo, Astori, Pisano; Ekdal, Conti, Nainggolan; Cossu; Pinilla, T.Ribeiro. Cadangan : Avramov, Gozzi, Canini, Dessena, Ibarbo, Larrivey, Nene. Rossoblu mempunyai satu pemain suspend, yaitu Agostini dan dua pemain cidera, yaitu El Kabir dan Rui Sampaio
Sedangkan Juventus kemungkinan akan turun dengan 4-3-3, setelah Simone Pepe, spesialis RWF telah kembali dari cidera. Buffon; Lichtsteiner, Barzagli, Bonucci, Chiellini; Vidal, Pirlo, Marchisio; Pepe, Borriello, Vucinic. Cadangan : Storari, Caceres, Giaccherini, Padoin, Del Piero, Matri, Quagliarella. Tidak ada pemain suspend dari kubu Bianconeri, hanya Paolo De Ceglie yang masih dibekap cidera pada otot paha.
Head to Head Pemain
Portiere. Michael Agazzi, penjaga gawang nomor satu Cagliari telah melakoni 35 pertandingan pada musim ini. Bermain selama 3108 menit dan menderita 44 kebobolan. Agazzi mempunyai statistik ketangguhan di bawah mistar Rossoblu 70,9%. Sedangkan Gianluigi Buffon, bermain dalam 34 pertandingan selama 3060 menit dan mengalami 16 kebobolan. Buffon mempunyai statistik ketangguhan di bawah mistar Bianconeri 83,2%.
Difensore. Istirahatnya Alessandro Agostini, maka pemain belakang Cagliari yang mencatatkan penampilan terbanyak adalah Francesco Pisano. Di bawahnya ada Michele Canini dan Davide Astori. Dari statistik menghadang serangan lawan Canini dan Astori lebih unggul dari Pisano. Sedangkan dari Bianconeri, Barzagli dan Bonucci akan menjadi tembok terakhir sebelum berhadapan dengan Buffon. Total 39 kali blok oleh keduanya menjadikan sisi pertahanan Juventus masih terbaik di Italia.
Centrocampisti. Dua Andrea ada di sektor ini. Cagliari, Andrea Cossu. Juventus, Andrea Pirlo. Untuk Cossu sendiri, Conte memang menekankan penjagaan padanya, karena Cossu adalah otak serangan dari Cagliari selain Victor Ibarbo. 96 kali distribusi bola darinya menciptakan kreasi serangan dari Rossoblu. Sedangkan Andrea Pirlo, masih unggul dengan 123 distribusi serangan Juventus. 13 assist Pirlo juga lebih unggul dari Cossu dengan 6 assist.
Attacanti. Mauricio Pinilla, pemain asal Palermo yang diloan ke Cagliari pada 25 Januari 2012 kemarin menjadi transfer terbaik Cagliari. Ia menjadi top scorer Cagliari hingga saat ini dengan 8 gol, selain itu ia juga melepaskan 3 assist. Dari Juventus, transfer terbaik datang dari Mirco Vucinic, bersaing dengan Pinilla untuk jumlah gol yang sama, 8 gol, tetapi lebih unggul dari assist dengan 11 kali. Jika Pinilla mencetak 2 gol dari 8 gol yang ada dari titik penalty, maka Vucinic tanpa satupun penalty.
Dari Juventus.com merilis penampilan pemain-pemain kunci Cagliari dan Juventus, dilihat dari sisi aspek teknik di lapangan.
|
|
Cagliari |
Juventus |
|
Passes |
Cossu |
Pirlo |
|
Successful Passes |
Conti |
Pirlo |
|
Useful Assist |
Cossu |
Pirlo |
|
Recoveries |
Astori |
Chiellini |
|
Tackles |
Nainggolan |
Vidal |
|
Fouls Received |
Pinilla |
Vucinic |
|
Successful Dribbles |
Ibarbo |
Vucinic |
|
Useful Action Crosses |
Cossu |
De Ceglie |
|
Winning Assist |
Ibarbo |
Pirlo |
|
Shot On Goal |
Pinilla |
Vucinic |
5 Pertandingan Terakhir
|
Giornata |
Cagliari |
Juventus |
||
|
36 |
Genoa (2) |
(1) Cagliari |
Juventus (1) |
(1) Lecce |
|
35 |
Cagliari (0) |
(0) Chievo |
Novara (0) |
(4) Juventus |
|
34 |
Parma (3) |
(0) Cagliari |
Cesena (0) |
(1) Juventus |
|
33 |
Cagliari (3) |
(0) Catania |
Juventus (4) |
(0) Roma |
|
32 |
Bologna (1) |
(0) Cagliari |
Juventus (2) |
(1) Lazio |
Cagliari mempunyai catatan LWLDL dan Juventus WWWWD. Sejauh ini Cagliari juga kebobolan sebanyak 44 gol dengan 14 di antaranya diderita ketika bermain sebagai tuan rumah, sedangkan Juventus berhasil menyarangkan 63 gol dengan 26 di antaranya dibuat di pertandingan away.
5 Pertemuan Terakhir
|
Tanggal |
Turnamen |
Home |
Away |
|
15/01/12 |
Serie A |
Juventus (1) |
(1) Cagliari |
|
06/02/11 |
Serie A |
Cagliari (1) |
(3) Juventus |
|
27/09/10 |
Serie A |
Juventus (4) |
(2) Cagliari |
|
11/04/10 |
Serie A |
Juventus (1) |
(0) Cagliari |
|
29/11/09 |
Serie A |
Cagliari (2) |
(0) Juventus |
Total pertemuan antara Cagliari dan Juventus adalah 25 kali, dengan kemenangan untuk Juventus sebanyak 13, seri 8, dan kalah 4 kali. Juventus menang di luar kota Turin sebanyak 5 kali, dan mampu mencetak 11 gol yang berimbang dengan kebobolan yang juga sama 11 gol.
Pemimpin Pertandingan
Daniele Orsato dari Schio dikonfirmasi akan menjadi wasit dalam pertandingan Cagliari vs Juventus. Ini akan menjadi kali kelima Orsato memimpin pertandingan Bianconeri pada musim 2011/2012. Sebelumnya adalah saat Bianconeri mengalahkan Fiorentina di leg pertama, Napoli di leg kedua, seri dengan Roma pada Desember lalu, dan kontra Milan pada Coppa Italy. Dengan Orsato sebagai wasit, Juventus kalah sebanyak tiga kali, tiga menang, dan enam kali seri. Manganelli dan Padovan akan membantu sebagai hakim garis, dan Celi sebagai wasit keempat.
Prediksi
Head, Heart, and Legs. Ini adalah resep dari Antonio Conte untuk Bianconeri dapat meraih poin penuh di Trieste dini hari nanti. Memang tak ada lagi selain itu, karena tumpuan tiga elemen itulah setiap individu akan terlihat kuat di lapangan pertandingan. Kepala dan kaki ditempa dengan latihan fisik dan strategi, kemudian hati ditempa dengan motivasi, semangat, dan do’a. untuk kita seluruh Juventini di manapun berada, aspek hati dapat kita tempa secara bersamaan dengan dukungan tanpa henti untuk La Vecchia Signora. Prediksi saya, tiga poin dapat diraih dalam pertandingan ini. Forza Juventus! (alk)

